Tuesday, June 10, 2014

Sistem Operasi Haiku

Sumber: http://blogs.vmware.com/tp/photos/uncategorized/2008/02/17/haiku_logo_black_on_white_big_2.png


Haiku merupakan sistem operasi open source yang dikembangkan mulai tahun 2001 (awalnya bernama OpenBeOs), sebagai usaha untuk menghidupkan kembali BeOs yang akan dihentikan pengembangannya. Haiku secara khusus ditargetkan untuk  personal computer.  Haiku merupakan  sistem operasi yang cepat, efisien, mudah digunakan dan dipelajari, juga merupakan sistem operasi yang powerful untuk pengguna di segala level.  Semua bagian dari sistemnya, mulai dari Kernel, driver, tool kit, aplikasi dekstop, dan lainnya, dikerjakan oleh tim yang merupakan gabungan pengembangyang berminat berkontribusi dari seluruh dunia, di bawah naungan Haiku Inc., yang merupakan organisasi non-profit yang dibentuk oleh ketua proyek dari Haiku, Michael Phipps. Versi stabil pertama milik Haiku dirilis pada September 2009 dengan nama Haiku R1/Alpha 1., kemudian versi kedua, Haiku R1/Alpha 2, dirilis pada May 2010.


Rancangan Sistem Operasi
          Haiku didesain sebagai sistem operasi yang responsif dan developer-friendly.  Secara garis besar, arsitektur dari sistem operasi Haiku dapat digambarkan sebagai berikut:

Sumber: http://osnews.com/img/24945/MicroKernel.PNG


          Haiku dibangun dari bahasa C++.   Kernelnya merupakan modular Hybrid Kernel yang juga ditulis dengan C++, dimana beberapa fitur juga ditambahkan, seperti Virtual File System (VFS) serta Symmetric Multiprocessing (SMP).


          Pada Haiku terdapat server yang berjalan diatas kernel. Server tersebut terbagi dalam beberapa fungsi yaitu, application server, roster, network server, media server, media addon server, input server, dan print server. Masing-masing server memiliki space memory masing-masing yang terproteksi, dan diimplementiasikan dan difungsikan melalui API


          Haiku API ditulis dengan C++,  dengan sistem pervasive-multithreading, dimana API terbagi lagi  menjadi bagian-bagian kecil sesuai dengan kriteria masing-masing yang disebut kit. Beberapa kit yang penting termasuk  Application kit, Interface kit, Device kit, Game kit, Media kit, Network kit, Storage kit, OpenGL kit, dan Kernel kit. Dengan fitur ini, para pengembang dapat membangun fungsi-fungsi yang lebih kompleks dengan cepat, dengan menggunakan bagian-bagian yang sudah ada di dalamnya.
          Sistem file Haiku menggunakan BFS (Be File System), yang merupakan journaling file system yang modern dan 64-bit capable, yang didukung dengan extensible metadata yang disematkan langsung ke tracker user interfacenya.


Kelebihan
          Hasil ujicoba dari beberapa situs komputer menunjukkan bahwa proses booting up Haiku sangat cepat .Kernel Haiku didesain untuk memberikan dukungan penuh pada sistem multithreading dan juga multipel prosesor. Selain itu pada setiap aplikasi yang ada pada haiku juga dibenamkan fungsi dasar yaitu diantaranya BApplication, BWindow, BView, BMessage, and Blooper, dimana masing-masing dari fungsi ini dapat membuat aplikasi pada haiku mensupport mutltithreading dan multiprocessing pada settingan defaultnya. Hal ini menyebabkan semua proses pda Haiku, seperti booting up dan run aplikasi berjalan lebih rensponsif cepat.


          BFS, Sistem file pada haiku mempermudah penambahan data pada file-file yang ada, seperti musik, atau album lagu tanpa perlu menambahkan aplikasi dari pihak ketiga. Selain itu, semua atribut dari file secara otomatis diindeks, dimana hal ini dapat mempercepat proses pencarian file.

          Media Server pada haiku didesain memiliki low latency terhadap audio, video dan image data. server ini mengatur aliran dari multimedia ke masing-masing line buffer yang terhubung ke data handler, sehingga handler dapat membaca dan mengedit aliran media pada line. Buffer diimplementasikan sebagai shared memory, dan dapat diakses oleh berbagai aplikasi tanpa perlu mengkopi buffer. Media server juga dapat mensingkronisasi aliran media yang berbeda. Dipadukan dengan sistem filenya, Haiku memiliki dasar yang sangat kuat untuk multimedia


Kekurangan
          Sistem operasi haiku ini, sama seperti sistem operasi open source lainnya memiliki keterbatasan pada driver-driver hardwarenya. Namun kendala ini masih bisa diatasi dengan menggunakan program-program yang sudah disediakan oleh pengembang untuk sistem operasi open source lainnya seperti linux, freeBSD, dan lainnya.
          Haiku juga masih masih memiliki kekurangan pada interface yang diakselarasi oleh hardware. Sistem operasi saat ini kebanyakan sudah dapat menampilkan grafis yang menarik yang diproses dengan cepat dan efisien dengan menggunakan video card.
          Selain itu sistem operasi yang sudah umum dipakai saat ini juga memiliki banyak aplikasi yang bisa digunakan. Namun, Haiku saat ini hanya bisa menggunakan aplikasi yang dibuat khusus untuknya, atau aplikasi lama milik BeOS.

No comments:

Post a Comment