Sunday, June 8, 2014

Parsing Data Pada Android

sumber: http://javainsider.files.wordpress.com/2013/07/saxvsdom1.png

Ada 2 cara untuk memparsing data XML khususnya di android, yaitu:
a.     Menggunakan DOM (Document Object Model)
DOM merupakan singkatan dari dari Document Object Model. DOM Parser menterjemahkan dokumen XML dan menempatkan elemen-elemen yang ditemuinya ketika memproses dokumen ke dalam struktur pohon. Informasi mengenai struktur dokumen kemudian disimpan ke dalam memori. Informasi yang didapat digunakan program aplikasi untuk mengakses dokumen XML. Logika algoritma menggunakan DOM diawali dengan membaca link sumber dari file XML dengan membuat HTTP Request. Selanjutnya mem-parsing XML dan mengambil elemen DOM dari file XML. Terakhir, mengambil isi dari setiap elemen sesuai dengan nama node elemen.
b.     Menggunakan SAX
SAX adalah singkatan dari Simple API for XML. API sendiri adalah singkatan dari Application Program Interface. Seperti namanya, dibanding DOM Parser, isi program SAX Parser lebih sederhana. SAX parser bekerja berdasarkan apa yang disebut event-based. SAX Parser berjalan menjelajahi dokumen. Begitu SAX Parser menemukan deklarasi sebuah elemen, ia akan mencatatnya dan menyimpannya dalam suatu event-handler. Event-handler inilah yang menyediakan akses ke isi dokumen XML.
Dari dua jenis parser yang dibahas di atas, sebenarnya tidak ada parser yang dapat dikatakan lebih unggul dari yang lain . Kedua Parser dapat dimanfaatkan secara optimal tergantung pada sifat  dokumen yang hendak di-parse.
               Bila dokumen XMLnya besar, menggunakan DOM Parser akan banyak memakan memori untuk menampilkan dokumen dalam struktur pohon  . Maka, agan-agan dianjurkan menggunakan SAX Parser karena lebih menguntungkan dari segi penghematan resource.
          Dan sebaliknya, untuk dokumen XML berskala kecil, menggunakan DOM Parser lebih menguntungkan karena DOM Parser menyediakan struktur yang “siap pakai”, sehingga memudahkan program aplikasi dalam mengakses dokumen. Sedang bila  menggunakan SAX Parser, agan harus bekerja lebih keras dalam mengakses dokumen XML, karena ia harus mendefinisikan sendiri struktur dokumen XMLnya. Sehingga, program aplikasi yang dibuatnya lebih kompleks, akibatnya membebani prosesor yang mengeksekusinya.

No comments:

Post a Comment