Wednesday, April 30, 2014

Tugas Bahasa Indonesia Ke-3: Contoh Tulisan Ilmiah Populer

Komputasi Awan: Kini, dan Nanti


Komputasi awan merupakan teknologi yang sangat sensasional. Bahkan,  komputasi awan kini telah menjadi suatu kekuatan tak terbendung yang membuat kita harus memilih apakah kita akan menjadi bagian dari perkembangan teknologi atau tetap terbelakang deng sistem komputasi tradisional.

selama bertahun-tahun internet seringkali digambarkan pada diagram jaringan dengan simbol awan. Ketika, sekitar tahun 2008, berbagai layanan baru mulai muncul yang mengizinkan sumber daya komputasi untuk diakses melalui Internet, label "cloud computing" alias komputasi awan mulai muncul sebagai istilah umum. Apakah hal tersebut sama dengan "komputasi Internet"? bisa jadi. Namun, lebih khusus, "awan" adalah istilah untuk sumber daya komputasi online, bukan internet secara keseluruhan. Istilah "cloud computing" juga berguna untuk memisahkan hal-hal yang telah kita lakukan secara online selama beberapa dekade belakangan, dengan era yang sama sekali baru dari teknologi pemrosesan perangkat lunak secara online.

Pada dasarnya komputasi awan  merupakan suatu teknologi yang memungkinkan aplikasi perangkat lunak, pemrosesan, data, bahkan kecerdasan buatan dapat diakses melalui Internet. Komputasi awan merupakan pengolahan sumber daya yang dapat diatur secara dinamis, tidak terikat perangkat, adan mandiri disediakan secara online.

Ada beberapa alasan mengapa, dalam beberapa dekade ke depan, komputasi awan mungkin menjadi satu-satunya teknologi komputasi yang ada. Alasan utama yang komputasi awan akan menjadi tak terelakkan yaitu:

Komputasi awan merupakan teknologi yang penting bagi suatu perusahaan untuk tetap kompetitif
Komputasi awan merupakan teknologi yang ramah lingkungan, serta
Banyak kemungkinan aplikasi di masa depan akan menggunakan komputasi awan sebagai dasar teknologinya

Untuk dapat merangkul teknologi komputasi awan, dibutuhkan suatu pola pikir yang lebih baru. Sistem komputasi tradisional saat ini masih lebih banyak memberikan hambatan, baik dari segi teknologi maupun budaya, daripada berbagi dan membuka komunikasi dan kolaborasi. Untuk bisnis, industri komputasi, dan dunia secara lebih umum, komputasi awan dapat disambut sebagai angin segar yang akan menjadi bagian dari solusi, bukan menambah masalah. Dan yang pasti, sudah cukup banyak tantangan global bagi kita semua untuk terus melakukan komputasi secara individual.

Tugas Bahasa Indonesia Ke-2: Kualitas Karya Tulis

Kualitas karya tulis ditentukan oleh beberapa  aspek, yaitu :

Topik yang menarik
Topik yang menarik topik yang menarik dapat memicu minat pembaca untuk menggali lebih jauh lagi mengenai isi dari karya tulis. Untuk dapat menulis karya ilmiah yang menarik, tentunya harus dipertimbangkan terlebih dahulu untuk kalangan mana karya tulis tersebut dibuat. dengan mengetahui sasaran pembaca, maka penulis akan lebih mudah memahami topik-topik yang akan membuat para pembaca membaca karya penulis dari awal hingga akhir. Namun, selain dari minat pembaca, tentunya penulis sendiri harus memiliki minat untuk menulis topik dari karya tulis tersebut. dengan adanya minat dari penulis, maka topik tersebut akan mudah untuk dikembangkan menjadi karya tulis yang berkualitas.

Mudah dipahami
Topik yang menarik akan menggugah pembaca untuk membaca suatu karya tulis lebih jauh. namun, hal tersebut juga harus diimbangi dengan dengan penulisan yang mudah dipahami dan dimengerti oleh pembaca. karya tulis yang baik ditulis dengan jelas, padat, dan bermanfaat. pembaca tentu saja akan merasa jenuh membaca karya tulis yang panjang, bertele-tele, dan tidak jelas maksudnya. pemilihan kata juga penting, karena dengan kata-kata sederhana dan mudah dimengerti, pembaca dapat mencerna dengan lebih baik maksud dari penulisan karya ilmiah tersebut.