Thursday, June 7, 2012

Manusia Dan Harapan

    Setiap manusia yang dilahirkan di dunia pastilah memiliki tujuan hidup.  Entah itu hanya tujuan yang sangat sederhana ataupun tujuan yang sangat kompleks.  Dalam diri manusia pastilah ada keinginan agar tujuan itu bisa terwujud.  Istilahnya adalah harapan.

    Tanpa ada adanya harapan,hidup manusia tidak akan ada artinya.  Karena ia tidak akan tahu arah dan tujuan dalam menjalani hidupnya.  Harapan seorang manusia akan senantiasa berubah seiring dengan perjalanan hidupnya.  Seperti saya sebagai contoh,harapan saya sejak jaman kecil adalah bisa pergi dan tinggal ke Jepang suatu saat nanti.  Hal yang paling mempengaruhi saya dalam menjalani dan mengambil keputusan dalam hidup selama 22 tahun ini.  Inilah yang mendorong saya  untuk mempelajari bahasa Jepang dan mencari info berbagai hal menyangkut negara Jepang itu sendiri.  Sekarang ini,hal itulah yang menjadi harapan terbesar saya sekarang ini.  Tetapi saya tidak ingin mendahului takdir,karena bisa saja harapan ini bisa berubah 180 derajat bila saya mengalami perngalaman hidup lain selama kehidupan saya di masa mendatang.

    Selama masih mempunyai harapan,manusia akan selalu berusaha untuk menggapai harapannya tersebut.  Seharusnya harapan itu bisa menjadi motivasi tersendiri bagi manusia untuk berusaha dalam hidupnya.   Tetapi tidak ada di dunia ini yang sempurna,sehingga setinggi harapan apapun pastilah ada kemungkinan bahwa harapan itu tidak terwujud.  

    Seperti pada peristiwa kecelakaan sukhoi yang belum lama ini terjadi.  Tidak lama setelah kejadian tersebut,  bagi keluarga korban masih ada harapan besar bagi keluarga bahwa kerabatnya masih hidup.  Karena kondisi saat itu masih belum ada kabar kepastian tentang keadaan mereka,bahkan lokasi jatuhnya pesawat pun belum diketahui.  Tetapi seiring berjalannya waktu dan perkembangan proses evakuasi,harapan yang dimiliki keluarga semakin menipis.  Yang pada akhirnya diketahui bahwa seluruh korban tidak ada yang selamat.  

    Dari peristiwa kecelakaan pesawat Sukhoi ini bisa kita ambil hikmah bahwa setinggi apapun harapan manusia, masih ada campur tangan Tuhan yang menentukan.  Sehingga selain berusaha keras untuk bisa menggapai harapan itu, sebaiknya kita juga tidak melupakan untuk selalu berdoa kepada Tuhan. Selain itu, selalu berfikir positif dan yakin bahwa Tuhan memiliki rencana yang lebih baik terhadap kehidupan kita. Dengan begitu, maka hasil apapun atas usaha kita untuk menggapai harapan tersebut akan bisa kita terima dengan ikhlas dan tidak menjadi pribadi yang putus asa.