Friday, March 30, 2012

Manusia dan Keindahan

    Manusia dan keindahan.  Bila kita mendengar kata keindahan, pasti yang akan terlintas dalam pikiran kita adalah seusatu yang enak dipandang,didengar atau dirasakan.  Tetapi kadarnya tergantung bagaimana perspektif manusia itu sendiri.  Karena keindahan itu adalah sesuatu yang bersifat abstrak.

    Penggambaran keindahan akan lebih mudah bila dihubungkan dengan suatu objek.  Contohnya seperti lukisan, pemandangan alam,cantik atau tampannya seseorang,alunan musik,dan sebagainya.  di dalam keindahan terkandung suatu nilai estetis yang bisa saja ditafsirkan secara berbeda antara satu orang dengan yang lain.  kalau bisa kita ambil contoh jika kita menafsirkan suatu karya seni.  semua orang setuju bila lukisan monalisa mempunyai nilai seni yang tinggi,tetapi kemampuan untuk mengapresiasi dan benar-benar memahami maknanya,sangat bergantung pada faktor pemahaman pengetahuan akan seni.  seseoarang akan sampai ternganga bila bisa melihat langsung lukisan tersebut,tetapi tidak menutup kemungkinan akan ada seseoarang yang menganggapnya biasa saja.

    manusia terlahir dikaruniai dengan pikiran.  salah satu manfaatnya adalah untuk menikmati keindahan di muka bumi ini. selain memiliki keindahan,manusi juga diciptakan untuk bisa menciptakan keindahan itu sendiri.jadi marilah kita menjadi makhluk Tuhan yang pandai mensyukuri nikmat dan karunia Nya,dengan menggunakan penglihatan,pendengaran,dan indera kita untuk menikmati keindahan yang selayaknya.  
   
   

Tuesday, March 20, 2012

Tentang Cinta

Cinta? Kalau kita ditanya apa itu arti cinta, pastilah akan banyak jawabannya. Tapi pastilah kita akan membayangkan dan mengartikan kalau cinta itu adalah indah.  Memang sudah sewajarnya karena perasaan cinta adalah anugerah terindah yang diberikan oleh Tuhan kepada umatnya.  Cinta tidak perlu diajarkan karena sejak lahir manusia sudah secara naluriah memiliki cinta dan kasih sayang.

Berbagai cara dilakukan dan diungkapkan oleh manusia untuk menyatakan cinta dan kasih sayang.  Cinta yang paling tulus menurut saya adalah cinta kasih seorang ibu kepada anaknya.  Bukannya mengecilkan bagaimana hubungan manusia lainnya,tapi cinta seorang ibu adalah cinta tanpa syarat yang sebenarnya.

Seandainya hubungan sesama manusia di seluruh dunia sama tulusnya seperti cinta kasih seorang ibu, pastilah dunia ini akan lebih indah dan damai.  Tapi pada kenyataannya, cinta tidaklah sesederhana  itu.  Hal tersebut juga tidak terlepas dari peran manusia itu sendiri.  Cinta yang seharusnya indah, bisa diatas-namakan untuk melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya.

Daripada harus mengomentari hal-hal negatif tentang cinta, lebih baik kita instropeksi diri kita sendiri.  Sudahkah kehidupan kita dilingkupi rasa cinta? dengan cinta yang tulus kita bisa membuat kehidupan menjadi lebih baik.  Jangan ada pertengkaran dan perselisihan.  Buatlah dunia ini jadi tempat yang lebih baik.  Kalau bukan dari kita sendiri yang memulainya, siapa lagi?

Thursday, March 8, 2012

Manusia Dan Budaya


Manusia dari sisi sosial, merupakan mahluk yang selalu berkomunikasi, karena pada dasarnya manusia merupakan makhluk sosial. Dari proses komunikasi ini, terciptalah interaksi sosial antar manusia, dimana pada interaksi sosial tersebut tercipta paham-paham tertentu yang diamini atau ditentang oleh orang-orang yang tergabung dalam interaksi sosial tersebut, dan pada akhirnya terbentuk kelompok-kelompok sosial yang mencerminkan kekhasan antara satu anggota dengan yang lainnya. 

Budaya pada dasarnya merupakan komplektisitas dari perilaku dan persepsi manusia yang tergabung pada satu kelompok tertentu dan diakui sebagai sesuatu yang lumrah, dan biasanya melekat sebagai ciri khas kelompok tersebut. Sebagai contoh, masing2 bangsa (dalam hal ini merupakan suatu kelompok sosial) seperti Indonesia, Jepang, Inggris, dan bangsa-bangsa lainnya, mempunyai ciri khas masing-masing seperti agama, seni, cara berkomunikasi, dan hal-hal lainnya yang terbentuk dari proses interaksi sosial anggota dari bangsa-bangsa tersebut.

Karena kemajuan teknologi saat ini, budaya tidak hanya terbatas pada suatu kelompok yang mendiami suatu daerah tertentu saja.  Teknologi memungkinkan Manusia melakukan interaksi terhadap orang lain yang memiliki kesamaan persepsi akan suatu hal, dan pada akhirnya membentuk komunitas sendiri. Sebagai contoh, dalam bidang seni musik, masing masing aliran memiliki budaya masing2 yang menjadi ciri khas dari musik tersebut.
 
Budaya merupakan komplektisitas dari perilaku dan persepsi manusia. Maka, budaya juga dapat berkembang dan berubah seiring dengan perkembangan teknologi, peradaban, dan pola pikir manusia. Untuk kedepannya, bukan tidak mengkin akan muncul budaya-budaya baru sebagai hasil refleksi dari berkembangnya zaman.