Wednesday, September 28, 2011

PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP INTERAKSI SOSIAL


Media sosial adalah adalah sebuah media online (biasanya berbasis website dan teknologi mobile)  untuk melakukan komunikasi sosial. dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan dan berinteraksi dengan satu sama lain. Media sosial terdiri dari berbagai macam bentuk yang berbeda yang diantaranya seperti blog, situs jejaring sosial, game online. Media sosial memungkinkan kita untuk berbagi gambar, video, musik, dan pesan kapan saja dan dimana saja cukup dengan menggunakan perangkat yang terkoneksi dengan internet. Saat teknologi internet dan telepon genggam makin maju maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arus informasi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di Indonesia. Karena kecepatannya media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita.
Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau koran dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses menggunakan social media dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya lambat sekalipun, tanpa biaya besar, tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri tanpa karyawan. Kita sebagai pengguna social media dengan bebas bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi baik tulisan, gambar, video, grafis, dan berbagai model content lainnya.
Media sosial menyediakan media bagi manusia untuk berkomunikasi, berbagi informasi, dan menghubungkan orang yang sebelumnya belum dikenal sama sekali. Dengan popularitas media sosial yang terus meningkat, interaksi sosial pun mendapatkan pengaruh yang cukup besar seiring manusia beradaptasi dengan teknologi yang dibawa oleh media sosial tersebut. Media sosial mempengaruhi cara kita berinteraksi satu sama lain secara langsung, bagaimana kita memperoleh informasi, dan mempengaruhi dinamika kelompok sosial, dan hubungan pertemanan kita.

Ketika seseorang berkomunikasi melalui media sosial, biasanya mereka menggunakan fasilitas chatting untuk berbicara dengan teman atau juga memposting pesan-pesan atau status di halaman yang mereka buat untuk mengekspresikan diri mereka. Chatting di dunia internet sangat mudah dilakukan dan dapat menghubungkan kita dengan begitu banyak orang yang ada di seluruh dunia. Saat ini kebanyakan orang lebih mengandalkan teman dari komunitas dunia mayanya untuk memberikan perkembangan informasi yang ada di dunia nyata. Seiring berkembangnya dinamika dalam masyarakat, dan akses informasi yang mengalami perkembangan peran, pengguna media sosial pun mencari pertemanan yang mampu memberikan mereka beragam informasi yang mereka inginkan.  

Semakin mudahnya berinteraksi dengan media sosial membuat makna kelompok sosial dan pertemanan menjadi berubah. Media sosial memberikan penjabaran baru dari kata “teman”. Dalam interaksi sosial yang nyata, teman merupakan sosok yang dipercaya, saling mendukung, dan memiliki kesamaan nilai akan sesuatu. Dalam media sosial, “teman” secara sederhana dapat diartikan dengan siapapun yang  ada dalam kelompok sosial yang diikuti di media sosial tesebut. Dengan demikian, pertemanan dalam media sosial tidak memiliki kekhususan yang kuat seperti pertemanan di dunia nyata. Meskipun begitu, pertemanan baru yang dihasilkan media sosial dapat meningkat interaksi sosial penggunanya.